CARA MENGKONFIGURASI CONTROL PANEL HOSTING

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
-
CARA MENGKONFIGURASI CONTROL PANEL HOSTING


Hai sobat haryrst ! Pada kesempatan kali ini mimin akan membagikan info tentang cara konfig vps di windows 2016 loh ! DIbaca sampai habis ya ... :)

ALAT & BAHAN

-Virtual box atau VMware workstation
-Iso Windows Server 2016
-Koneksi Internet

PENGERTIAN

Menurut wikipedia, Control panel hosting adalah antarmuka berbasis web yang disediakan oleh layanan web hosting yang memungkinkan pengguna untuk mengelola server dan layanan host mereka. Dalam pengertian lain, Control Panel Hosting adalah sebuah aplikasi yang dapat dijalankan melalui browser, yang berfungsi untuk mengatur hosting, seperti membuat atau mengelola database, menginstal website, membuat email, membuat sub domain atau add on domain, dan banyak fungsi lainnya.

Control panel hosting yang tersedia saat ini sangat beragam, diantaranya ialah:

Cpanel
Plesk
Ensim
Direct Admin
Spanel
GPLHost
VHCS.
Virtualmin / Webmin

FUNGSI

Fungsi Control panel hosting adalah sebagai jembatan perintah-perintah teknis ke program-program pendukung website yang berada di web server. Program pendukung website misalnya database MySQL, Apache/LiteSpeed, PHP, dll. Karena fungsinya sebagai jembatan, maka web designer bisa mengelola kebutuhan website. Beberapa diantaranya adalah :
-Membuat/menghapus alamat email
-Menciptakan email forwarder
-Membuat/hapus nama/user database MySQL
-Upload file-file website dan database
-Mengatur konfigurasi PHP
-Melihat statistik pengunjung website
-Konfigurasi keamanan (security) folder/website
-Pengaturan sub domain/parkir domain dan tambahan domain (addon domain)
-nstall instan script website, misal wordpress, joomla, dll.

KONFIGURASI

Mari menginstall ZPanel

1. Pertama kita harus download terlebih dahulu microsoft visual studio runtime. Anda bisa mendownloadnya disini https://sourceforge.net/project/zpanelcp/files/server_stack/10.0.2/ . Pilih yang zpanel_vcredist_64.exe. Kemudian klik download.


2. Setelah selesai download, langsung jalankan aplikasinya dengan cara klik 2x.


3. Maka akan muncul pop up seperti berikut, langsung klik next.


4. Klik install untuk melanjutkan proses instalasi aplikasinya. Tunggu proses instalasinya beberapa menit.


5. Setelah proses instalasi selesai, klik finish.


6. Selanjutnya kita harus download file aplikasi yang kedua yaitu zpanel stack. Anda bisa mendownloadnya disini https://sourceforge.net/project/zpanelcp/files/server_stack/10.0.2/ . Pilih filenya yaitu zpanel-stack-1_0_2_php53.exe. Kemudian download.


7. Langsung jalankan aplikasinya dengan double klik.


8. Setelah muncul pop up setup zpanel server stack lanjut klik next.


9. Klik install untuk memulai menjalankan proses instalasi aplikasinya.


10. Jika muncul pop up windows features seperti gambar berikut, langsung klik close saja.


11. Selanjutnya klik finish untuk mengakhiri proses instalasinya.


12. Setelah itu kita harus download file yang ketiga yaitu instaler zpanelnya. Bisa didownload di link berikut https://github.com/zpanel/zpanelx/releases/tag/10.1.0 . Pilih installer-10.1.0-win32.exe, atau bisa disesuaikan sesuai kebutuhan. Kemudian langsung download.


13. Langsung saja jalankan aplikasinya, klik 2x pada file instaler zpanelnya.


14. Setelah masuk ke tampilan awal setup zpanel, langsung saja klik next untuk melanjutkan.


15. Selanjutnya pilih I accept the agreement yang berarti saya menerima persyaratan apa saja untuk melanjutkan instalasinya. Kemudian next.


16. Klik install untuk menjalankan proses instalasi zpanel.


17. Tunggu proses instalasinya selesai sampai masuk ke tampilan seperti berikut. Masukkan full name dan email address yang akan didaftarkan pada saat login zpanel nantinya. Kemudian enter. Lalu Pada FQDN masukkan domain yang akan didaftarkan pada server dan jangan lupa masukkan passwordnya. FQDN sendiri adalah kepanjangan dari Full Quality Domain Name. Langsung enter.


18. Selanjutnya akan ada proses penginstalan beberapa package atau fitur-fitur yang ada di zpanel. Pastikan semuanya successfully dan muncul tampilan press any key to continue. Klik tombol apa saja yang ada di keyboard untuk melanjutkan prosesnya.


19. Proses instalasi sudah selesai, tinggal klik finish saja.


20. Selanjutnya kita coba login ke zpanel. masukkan nama domain yang sudah dibuat tadi pada address bar. Masukkan username dan password. Untuk username isikkan defaultnya yaitu zadmin. Kemudian login. 


21. Jika berhasil maka akan masuk ke tampilan awal zpanel seperti berikut. Disini kita bisa melakukan konfigurasi zpanel sesuai dengan kebutuhan dan fitur yang ada.


(Konfigurasi FTP Account ZPanel)

22. Selanjutnya kita harus buat domain terlebih dahulu atau bisa membelinya di situs-situs yang terpercaya. Disini karena saya hanya menguji untuk pembelajaran, maka saya membuat domain sendiri melalui fitur DNS Server. Daftarkan domainnya pada server dns.


23. Kemudian lakukan uji koneksi terhadap domain yang sudah didaftarkan dengan melakukan perintah ping. Pastikan koneksinya reply atau yang berarti sudah terhubung dan pastikan IPnya benar.


24. Sebagai informasi tambahan, jika kita lupa nama user dan password zpanel yang diinstal, kita bisa mengeceknya di drive C kemudian pilih folder zpanel dan klik login_details.


25. Maka akan tersimpan pada notepad seperti berikut.


26. Disini saya mencoba untuk membuat konfigurasi pada fitur File yaitu dengan create FTP Account.


27. Masukkan username dan password untuk login ke ftp nantinya. Kemudian pilih access typenya yaitu full access agar client bisa mengcreate file. Pada home directory pilih use domain directory lalu pilih root. Langsung klik create.


Maka akan terlihat secara otomatis akun FTP yang terdaftar.

(Verifikasi Melalui Web Browser)

28. Lakukan verifikasi untuk menggunakan ftp pada zpanel yang sudah kita buat tadi melalui web browser. Masukkan alamat ftpnya pada address bar seperti berikut: ftp://zpanel.haryrst.net. Kemudian enter. Maka akan muncul pop up sign in. Masukkan username dan password lalu enter.


29. Jika sudah berhasil login ke ftp pada zpanel yang sudah kita buat, maka tampilan awalnya seperti berikut. Yaitu pada bagian index of masih terlihat kosong karena kita belum membuat atau mengisi file apapun.


(Verifikasi melalui file manager)

30. Lakukan verifikasi juga menggunakan file manager. Masukkan alamat ftpnya yaitu: ftp://zpanel.haryrst.net. Kemudian enter. Maka akan ada pop up log on as. Masukkan username dan password lalu enter.


31. Karena tadi kita membuatnya full access, maka kita coba membuat satu folder. Disini saya membuat folder FTP 


(Verifikasi melalui CMD)

32. Terakhir lakukan verifikasi menggunakan CMD. Ketikkan alamat ftpnya yaitu: ftp zpanel.haryrst.net kemudian enter. Masukkan user dan password ftp zpanelnya. Setelah berhasil masuk, kita coba buat satu folder dengan perintah mkdir. Lalu cek folder yang telah dibuat dengan perintah dir. Maka bisa kita lihat folder yang kita buat terdapat di ftp account yang ada di zpanel.




























Popular Posts